Bab seconds utama Berhasil 2 DES C2B7C2B1C 3ACC2AAC

Bab 1

Latar
Belakang

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

1.1  
Rumusan Masalah

·      Membandingkan kriptografi enkripsi dan
dekripsi menggunakan AES dan DES

·     
Membandingkan mana yang lebih baik diantara AES
dan DES

 

1.2  
Tujuan

·     
Mengetahui
mana yang lebih baik antara DES dan AES

·     
Mengetahui proses perbandingkan AES dan DES

·     
Mengetahui berapa panjang kunci AES maupun DES

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bab
2

Landasan Teori

 

2.1  
Penelitian Terdahulu

Untuk menjalankan program ini dibutuhkan perangkat
keras (hardware) dan perangkat

lunak (software)sebagai berikut :

a. Perangkat Keras (Hardware)

1. Prosesor Intel Core i3 atau diatasnya.

2. RAM dengan kapasitas 2Gb

3. Keyboard, Mouse

b. Perangkat Lunak (Software)

1. SDK Java sebagai mesin aplikasi Java pada aplikasi
desktop

No

Metode

Plaintext

Key

Timer

Hasil
Enkripsi

keterangan

1.

AES
128

123456789
ABCDEF

ABCDEF
GHIJKLM NOP
 

0,06
seconds

5AD42F6007461
01FA1C7C2E185 42CD6CE48C21 ED35A40FACD9 29A1BF25FC595

Berhasil

 

 

Potensi

12345678
90123456

0,01
seconds

600E2240AC800
3A 50A56A12A7F5 B527B
 

Berhasil

 

 

Utama

12345678
90123456

0,00
seconds

7EFF14746EAEB
597B63E66ECC8 7276B6
 

Berhasil

2.

DES

activity

2345678

0,5
seconds

C2B7C2B1C3AC
C2AAC2BBC2A 8C3AC28D
 

Berhasil

 

 

potensi

12345678

0,07
seconds

4D58C2B6C28E0
40971C396

Berhasil

 

 

utama

12345678

0,07
seconds

645927C39969C2
BEC38225

Berhasil

 

NO

Metode

Plaintext

Key

Timer

Hasil
Dekripsi

Keterangan

1.

AES
128

5AD42F6007
46101FA1C7 C2E18542C D6CE48C21 ED35A40FA CD929A1BF 25FC595
 

ABCDEF
GHIJKLM NOP
 

0,00
seconds

PASSWORD

Berhasil

 

 

600E2240AC
8003A 50A56A12A 7F5B527B
 

12345678
90123456

0,01
seconds

potensi

Berhasil

 

 

7EFF14746E
AEB597B63 E66ECC8727 6B6
 

12345678
90123456

0,00
seconds

utama

Berhasil

2

DES

C2B7C2B1C
3ACC2AAC 2BBC2A8C3 AC28D
 

2345678

0,05
seconds

activity

Berhasil

 

 

4D58C2B6C
28E040971C 396
 

12345678

0,07
seconds

potensi

Berhasil

 

 

645927C399
69C2BEC38 225
 

12345678

0,08
seconds

utama

Berhasil

 

2.2  
Teori Terkait BlockChipher

Data Encryption Standard (DES) adalah suatu blok cipher (salah satu bentuk enkripsi rahasia bersama)
yang dipilih oleh National Bureau of Standar sebagai seorang pejabat Federal
Information Processing Standard (FIPS) untuk Amerika Serikat pada tahun 1976
dan yang kemudian dinikmati secara luas gunakan internasional. Hal ini
didasarkan pada algoritma kunci simetris yang menggunakan 56-bit key. Algoritma
awalnya diklasifikasikan kontroversial dengan elemen desain, kunci yang relatif
pendek panjang, dan kecurigaan tentang National Security Agency (NSA) backdoor.
DES akibatnya datang di bawah pengawasan intens akademis yang memotivasi
pemahaman modern dan blok cipher kriptoanalisis mereka.

DES
sekarang dianggap tidak aman untuk banyak aplikasi. Hal ini terutama disebabkan
oleh 56-bit ukuran kunci yang terlalu kecil; pada bulan Januari 1999, distributed.net dan Electronic Frontier
Foundation bekerjasama untuk publik memecahkan kunci DES dalam 22 jam dan 15
menit. Ada juga beberapa hasil analitis teori yang menunjukkan kelemahan dalam
cipher, meskipun mereka tidak layak untuk me-mount dalam praktek. Algoritma
diyakini praktis aman dalam bentuk Triple DES, meskipun ada serangan teoretis.
Dalam beberapa tahun terakhir, sandi telah digantikan oleh Advanced Encryption
Standard (AES). Selanjutnya, DES telah ditarik sebagai standar oleh Institut
Nasional Standar dan Teknologi (sebelumnya National Bureau of Standards).

 AES ( Advanced Encryption
Standard ) merupakan algoritma cipher yang cukup aman untuk melindungi data
atau informasi yang bersifat rahasia. Pada tahun 2001, AES digunakan sebagai
standar algoritma kriptografi terbaru yang dipublikasikan oleh NIST ( National
Institute of Standard and Technology ) sebagai pengganti algoritma DES ( Data
Encryption Standard ) yang sudah berakhir masa penggunaannya. Algoritma AES
adalah algoritma kriptografi yang dapat mengenkripsi dan mendekripsi data
dengan panjang kunci yang bervariasi, yaitu 128 bit, 192 bit, dan 256 bit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bab
3

Metode
Penelitian

 

1.     Memahami
kriptografi AES dan DES

2.     Mencari
penelitian terdahulu mengenai kriptografi enkripsi dan dekripsi menggunakan AES
dan DES.

3.     Mencari
program untuk melakukan enkripsi dan dekripsi AES dan DES

4.     Melakukan
percobaan enkripsi dan dekripsi AES dan DES dengan program yang sudah tersedia

5.     Membandingkan
hasil percobaan dengan program yang tersedia dengan penelitian terdahulu

6.     Menyimpulkan
yang lebih baik antara kriptografi AES dan DES

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bab 4

Hasil
Dan Pembahasan

perangkat keras (hardware) dan perangkat  lunak (software) untuk menjalankan program
ini sebagai berikut :

a. Perangkat Keras (Hardware)

1. Prosesor Intel Core i5.

2. VGA Nvidia 920M

3. RAM dengan kapasitas 8 Gb

3. Keyboard, Mouse

b. Perangkat Lunak (Software)

 SDK Java
sebagai mesin aplikasi Java pada aplikasi desktop

 

Metode

Plaintext

Key

Timer

Hasil
Enkripsi

keterangan

AES
128

FTIUKSW

123ASDFR
WSDWD45

0
seconds

Gagal

 

INDONESIA

12345678
90AASJTY

0
seconds

7QUzmXDy9u5
457nJFQjX9Q==

Berhasil

 

AMERIKA
SERIKAT

81154SDRGH
DD457A

0
seconds

0QpfhqkTZwF
B7N37eNHtIw==

Berhasil

 

JARINGAN

1235ASTR
1489ARTG

0
seconds

l9aOXQtyqtbe
VolJIrUKwA==

Berhasil

 

KOMODO

14785RRR
ASDZXC14

0
seconds

R8tg0bkINk/YCoL
CY8LNmA==

Berhasil

 

KEAMANAN

1!^[email protected]#
FCARTYU4

0
seconds

YGAVNYzHe9SIkY
vNp3Qdwg==

Berhasil

 

FAIR
PLAY

1\/.329*&
%3456AS

0
seconds

fkWdAByYWI7/i
rTMimYBMA==

Berhasil

DES

FTIUKSW

1ASB3TY

0
seconds

Gagal

 

INDONESIA

D34C678A

0
seconds

1WI3d/oDdKk
c9iFg5tY2Zw==

Berhasil

 

AMERIKA
SERIKAT

12345678

0
seconds

wfQtrGHCtaK2
LYaV5JVoxw==

Berhasil

 

JARINGAN

AWE*&^@ga12

0
seconds

QmiblkqHxduTs
czM1In20w==

Berhasil

 

KOMODO

ASEW#!451

0
seconds

Cq2Nsd75F6A=

Berhasil

 

KEAMANAN

AWE*&^@FA

0
seconds

6/ykJT1pVHzh
aMnQnUjYCA==

Berhasil

 

FAIR
PLAY

[email protected]!$123678

0
seconds

gj9VGjE2+G+
YJPPZ8Hd2RQ==

Berhasil

 

Metode

Hasil
Enkripsi

Key

Timer

Hasil
Dekripsi

Keterangan

AES
128

123ASDFR
WSDWD45

0
seconds

Gagal

 

7QUzmXDy9u5
457nJFQjX9Q==
 

12345678
90AASJTY

0
seconds

INDONESIA

Berhasil

 

0QpfhqkTZwF
B7N37eNHtIw==

81154SDRGH
DD457A

0
seconds

AMERIKA
SERIKAT

Berhasil

 

l9aOXQtyqtb
eVolJIrUKwA==

1235ASTR
1489ARTG

0
seconds

JARINGAN

Berhasil

 

R8tg0bkINk/YCoL
CY8LNmA==

14785RRR
ASDZXC14

0
seconds

KOMODO

Berhasil

 

YGAVNYzHe9SIk
YvNp3Qdwg==

1!^[email protected]#
FCARTYU4

0
seconds

KEAMANAN

Berhasil

 

fkWdAByYWI7
/irTMimYBMA==

1\/.329*&
%3456AS

0
seconds

FAIR
PLAY

Berhasil

DES

1ASB3TY

0
seconds

Gagal

 

1WI3d/oDdKk
c9iFg5tY2Zw==

D34C678A

0
seconds

INDONESIA

Berhasil

 

wfQtrGHCtaK2L
YaV5JVoxw==

12345678

0
seconds

AMERIKA
SERIKAT

Berhasil

 

QmiblkqHxduTs
czM1In20w==

AWE*&^@ga12

0
seconds

JARINGAN

Berhasil

 

Cq2Nsd75F6A=

ASEW#!451

0
seconds

KOMODO

Berhasil

 

6/ykJT1pVHzh
aMnQnUjYCA==

AWE*&^@FA

0
seconds

KEAMANAN

Berhasil

 

gj9VGjE2+G+
YJPPZ8Hd2RQ==

[email protected]!$123678

0
seconds

FAIR
PLAY

Berhasil

 

Berdasarkan dari penelitian pendahulu yang
dijadikan perbandingan dengan paper saya maka berdasarkan percobaan saya
membandingkan kriptografi AES dan DES dengan menggunakan Java. Yang berbeda di
dalam melakukan percobaan dengan menggunakan plaintext sendiri dan juga key
sendiri dan dari segi laptop juga berbeda spec maka akan berpengaruh dalam
proses enkripsi dan dekripsi.

Percobaan ini menggunakan AES-128 dengan
syarat kunci minimal 15 karakter dan symbol atau lebih dan DES syaratnya kunci
minimal 8 karakter dan simbol atau lebih jika kurang maka akan error.

Dalam proses melakukan running RAM sangat
berpengaruh pada kecepatan waktu enkripsi dan dekripsi kalimat ataupun file
yang akan di enkripsi maupun di dekripsi.

Di percobaan tersebut kita menggunakan
kunci simetri dan melakukan proses enkripsi maupun dekripsi secara langsung.

 

Bab 5

Kesimpulan

Dari percobaan diatas
kita dapat mengetahui jika algoritma AES lebih baik digunakan karena kita harus
memasukkan  minimal 15 karakter atau
simbol terlebih dahulu sebagai kunci jika kita memasukkannya kurang maka proses
tersebut akan error sedankan di DES kita dapat memasukkan minimal 8 karakter
ataupun simbol terlebih dahulu sebagai kunci dan proses enkripsi ataupun
dekripsi dapat berlanjut, dan proses perbandingannya yang di dapatkan semakin
panjang plain teks yang di masukkan dan juga kunci semakin rumit maka semakin panjang
juga enkripsi yang dihailkan sedangkan semakin mudah kunci di masukkan maka
semakin pendek juga enkripsi yang dihasilkan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

·     
Lampiran

·     
Referensi
yang digunakan :

http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/handle/123456789/258

http://www.sigitprabowo.id/2013/01/data-encryption-standard-des-adalah.html

https://www.researchgate.net/profile/Antonius_Rachmat/publication/265364513_ENKRIPSI_DAN_DEKRIPSI_DENGAN_ALGORITMA_AES_256_UNTUK_SEMUA_JENIS_FILE/links/54b520400cf28ebe92e4c3c5/ENKRIPSI-DAN-DEKRIPSI-DENGAN-ALGORITMA-AES-256-UNTUK-SEMUA-JENIS-FILE.pdf